3 Mengusir Setan di Liang Hidung "Jika salah seorang di antara kamu bangun dari tidur, maka hendaklah dia beristintsar (mengeluarkan air dari hidung setelah istinsyaq (menghirup air ke hidung) tiga kali. Sebab setan menginap di rongga hidungnya," (Muttafaq Alaih atau HR. Bukhari Muslim). 4. Baik untuk Kesehatan Hidung dan Pernafasan
Carakerjanya anda cukup menghirup uap air yang keluar dari air panas tersebut. Jika anda kuat, anda bisa menggunakan handuk yang diselubungkan dikepala agar uap air panasa terkumpul. hidup sehat dan menjaga kebersihan diri anda sendiri terutama pada hidung anda agar kotoran tidak menumpuk dalam rongga hidung. Menjaga kesehatan menjadi
Kompreshangat dapat meredakan gejala hidung tersumbat. Sama seperti menghirup uap air panas atau mandi air hangat. Mengompres kepala dengan kain hangat dapat mengencerkan cairan pada hidung untuk mengurangi tekanan. Cara ini sangat sederhana, cukup celupkan kain ke air panas dan diamkan hingga kira-kira suhunya pas dan tidak menyakiti kulit.
Jika salah seorang diantara kamu bangun dari tidur, maka hendaklah dia ber istintsar (mengeluarkan air dari hidung setelah istinsyaq (menghirup air ke hidung) tiga kali, sebab syetan menginap di rongga hidungnya," (Muttafaq Alaih atau H.R Bukhari Muslim) WUDHU merupakan hal penting yang kita lakukakan ketika melaksanakan shalat, akan tetapi masih []
Menurutsaya sih lbh baik tutup hidung dengan saputangan kl dekat air mancur. Lalu, kl ke hotel, jgn langsung mandi. Buka air dan pancuran pelan2; biarkan mengalir sebentar. Lalu buka full sebentar. Usahakan jangan menghirup air yg keluar pertama kali. Kamar hotel kdg tdk terpakai selama seminggu, dan kuman dpt berkembang biak dlm shower.
Vay Tiền Nhanh Ggads. Cara mengeluarkan dahak pada anak penting diketahui orang tua agar anak dapat bernapas dengan nyaman. Dahak pada anak dapat dikeluarkan dengan cara yang sederhana, seperti menggunakan uap air hangat, hingga disedot dengan menggunakan alat khusus. Dahak atau lendir biasanya muncul saat anak batuk atau pilek. Cairan lengket ini merupakan mekanisme alami tubuh untuk menjaga saluran pernapasan tetap lembap dan mencegah kuman masuk ke dalam tubuh. Namun, jumlah dahak yang terlalu banyak dapat mengganggu kenyamanan anak dalam bernapas, makan, dan tidur. Berbeda dengan orang dewasa yang bisa mengeluarkan dahak sendiri, anak umumnya memerlukan bantuan orang tua untuk membersihkan saluran napasnya. Ada beragam cara mengeluarkan dahak pada anak yang bisa diterapkan oleh orang tua, mulai dari menepuk punggung anak hingga menggunakan bantuan alat khusus. Beragam Cara Mengeluarkan Dahak pada Anak Untuk membantu Si Kecil bernapas lebih lega, berikut ini cara mengeluarkan dahak pada anak 1. Membuang ingus Dahak atau lendir juga dapat keluar melalui hidung. Lendir yang keluar melalui hidung ini dikenal sebagai ingus. Cara mengeluarkan dahak pada anak yang pertama adalah dengan membuang ingusnya. Anda dapat menutup hidung Si Kecil dengan tisu, lalu minta ia untuk menutup mulut dan berpura-pura meniup lilin menggunakan hidung. Jika ini merupakan pengalaman pertamanya, Si Kecil mungkin perlu terus berlatih. Jika ia merasa kurang nyaman, Anda bisa mencobanya lain kali atau melakukan cara mengeluarkan dahak pada anak yang lain. 2. Menepuk-nepuk punggung anak Untuk memudahkan dahak keluar, gendong Si Kecil dengan posisi tegak upright, kemudian tepuk-tepuk punggungnya dengan lembut. Cara ini akan mengencerkan dahak yang terperangkap di saluran napas agar mudah dikeluarkan. 3. Menggunakan uap air hangat Menghirup uap hangat dapat membantu mengencerkan dahak. Cara mengeluarkan dahak pada anak ini adalah isi baskom dengan air hangat, lalu letakkan baskom tersebut di dekat kaki Anda. Dudukkan Si Kecil di pangkuan Anda agar ia lebih mudah menghirup uap dari air dalam baskom. Jika rumah Anda memiliki fasilitas air panas di kamar mandi, bawa Si Kecil ke dalam kamar mandi dan buka keran air panas agar ia dapat menghirup uapnya. 4. Menyalakan humidifier Jika memungkinkan, Anda juga bisa menggunakan humidifier sebagai cara mengeluarkan dahak pada anak. Humidifier adalah alat untuk melembapkan udara. Uap yang dihasilkan dari alat ini bersuhu dingin, tetapi mampu membantu mengencerkan dahak. Alat ini cukup mudah untuk digunakan dan bisa dinyalakan selama Si Kecil tidur. Pastikan humidifier tetap bersih dan terhindar dari pertumbuhan jamur dengan membersihkan dan mengganti air di dalamnya secara berkala. 5. Meninggikan posisi tidur Saat Si Kecil tidak bisa tidur karena batuk atau hidung tersumbat, tinggikan posisi tubuh bagian atasnya. Anda bisa meletakkan bantal tambahan di punggung Si Kecil. Cara ini dapat membantu dahak mengalir keluar dan memudahkan Si Kecil bernapas. Namun, posisi ini tidak disarankan untuk dilakukan selama ia tidur malam karena dapat memicu terjadinya SIDS sudden infant death syndrome. 6. Memberikan banyak cairan Cara mengeluarkan dahak pada anak yang cukup mudah dilakukan adalah dengan memastikan asupan cairan tubuhnya tercukupi. Terpenuhinya cairan tubuh membuat dahak menjadi lebih encer sekaligus meredakan tenggorokan yang kering. Anda dapat memberikan lebih banyak cairan dengan memberikan Si Kecil air putih hangat atau kaldu ayam yang penuh nutrisi. Namun jika Si Kecil masih berusia di bawah 6 bulan, Anda cukup menyusuinya lebih sering. 7. Berkumur dengan air garam Salah satu fungsi dahak adalah memerangkap kuman penyebab infeksi. Oleh karena itu, dahak harus dikeluarkan agar Si Kecil cepat sembuh. Berkumur dengan air garam dapat membantu meredakan tenggorokan yang gatal dan mengeluarkan dahak. Untuk membuat larutan garam, campurkan ½ sendok teh garam ke dalam secangkir air hangat. Contohkan kepada Si Kecil cara berkumur yang benar. Pandulah ia untuk berkumur selama 30–60 detik menggunakan larutan garam sebagai cara untuk mengeluarkan dahak pada anak. 8. Menggunakan karet penghisap rubber bulb Cara mengeluarkan dahak pada anak berikutnya adalah menggunakan rubber bulb. Alat ini berbentuk pipet dari karet yang berfungsi untuk menyedot cairan. Sebelum menggunakannya, pastikan untuk melakukan sterilisasi dengan mencuci rubber bulb menggunakan air hangat yang dicampurkan dengan sedikit sabun, lalu bilas hingga bersih dan keringkan. Berikut ini adalah cara mengeluarkan dahak pada anak menggunakan rubber bulb Pencet bulb, lalu posisikan ujungnya di ujung lubang hidung anak. Hindari memasukkan batang bulb ke lubang hidung Si Kecil. Lepaskan bulb secara perlahan untuk mengisap dahak. Kosongkan bulb dengan membuang isinya ke mangkuk atau tisu. Bersihkan bulb dengan cara memencet dan melepaskannya bergantian di dalam mangkuk berisi air steril. 9. Menggunakan nasal aspirator Cara mengeluarkan dahak pada anak menggunakan nasal aspirator dianggap lebih mudah daripada menggunakan bulb. Jika bulb digunakan dengan cara dipencet, nasal aspirator digunakan dengan cara diisap. Nasal aspirator dilengkapi dengan 2 selang yang terhubung pada wadah. Cara menggunakannya adalah dengan menaruh ujung tabung di lubang hidung Si Kecil, tetapi pastikan agar tidak terlalu dalam. Buat hisapan dengan menyedot udara melalui ujung selang satunya. Namun, hindari mengisap terlalu keras karena dapat mengiritasi hidung Si Kecil. Pastikan untuk membersihkan alat ini setelah pemakaian guna mencegah risiko masuknya bakteri ke hidung anak. 10. Menyemprotkan larutan salin Jika Si Kecil batuk-batuk karena dahak yang terkumpul di belakang hidung atau tenggorokan, Anda dapat menyemperotkan larutan salin. Salin adalah larutan garam yang telah dimurnikan. Produk ini digunakan untuk mengencerkan dahak yang kental, sehingga dahak lebih mudah dikeluarkan melalui bulb atau nasal aspirator. Cara menggunakan larutan ini adalah dengan menyemprotkannya ke setiap lubang hidung sesuai kebutuhan, atau teteskan 3–4 tetes salin pada masing-masing lubang hidung. Larutan salin bisa didapatkan di apotek terdekat. Namun, Anda juga bisa membuatnya sendiri dengan melarutkan ¼ sendok teh garam ke dalam 1 cangkir air matang yang bersuhu hangat suam-suam kuku. 11. Menggunakan madu Cara mengeluarkan dahak pada anak yang terakhir adalah dengan memberikan bahan alami yang dipercaya dapat mengencerkan dahak dan mengurangi frekuensi batuk. Bahan alami yang telah banyak diteliti adalah madu. Menurut penelitian, madu terbukti mampu meredakan batuk dan bahkan memiliki efek yang sama dengan obat batuk. Anda dapat memberikan segelas air madu hangat kepada Si Kecil. Anda juga bisa mencampurkan ½ buah air lemon ke dalam air madu sebagai cara mengeluarkan dahak batu pada anak. Perlu diingat, madu hanya boleh dikonsumsi oleh anak berusia lebih dari 1 tahun. Hal ini karena pemberian madu untuk anak yang belum genap berusia 1 tahun berisiko mengakibatkan botulisme. Dahak atau lendir bening pada anak tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Namun, jika warna dahak hijau, cokelat, atau kemerahan, dan disertai demam dengan suhu 38°C atau lebih, muntah, serta tidak nafsu makan, ini dapat menjadi gejala infeksi. Kondisi tersebut sebaiknya diperiksakan ke dokter anak untuk mendapat penanganan yang tepat. Jika cara mengeluarkan dahak pada anak di atas belum berhasil mengeluarkan dahak, Anda dapat memeriksakan anak ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai, termasuk cara mengeluarkan dahak pada anak yang aman dan efektif.
ISTINSYAQ DAN ISTINTSAR SEBAGAI UPAYA PREVENTIF INFEKSI SALURAN NAPAS ATAS Oleh 16711125-Fauziyah Ulfatun Ni’mah Berwudhu tidak hanya upaya untuk membasahi anggota tubuh saja, namun hakikat dari berwudhu ialah membuat diri seseorang suci dan bersih dari segala noda baik noda fisik maupun batin. Cuci hidung atau menurut Islam dikenal dengan istilah istinsyaq dan istintsar, merupakan bagian dari proses wudhu yang dilakukan oleh umat Islam. Istinsyaq merupakan proses menghirup air untuk masuk rongga hidung, sedangkan istintsar ialah proses mengeluarkan air dari rongga hidung. Hadits mengenai cuci hidung diantaranya ialah “Sempurnakanlah dalam berwudhu usaplah sela-sela jari dan beristinsyaq lah hisaplah air ke dalam hidung dalam-dalam kecuali jika engkau sedang berpuasa” HR Ahmad, Ibnu Majah, An-NasaI, dan At-Tirmidzi Berdasarkan HR. Bukhari 3052, dari Abu Hurairah RA, dari Nabi Muhammad SAW bersabda “Jika terbangun, ia mengira beliau mengatakan salah seorang dari kalian dari tidurnya kemudian dia berwudhu, maka hendaklah ia beristinsyar memasukkan air ke hidung dan mengeluarkannya sebanyak tiga kali, karena sesungguhnya setan bermalam pada batang hidung orang itu.” Proses berwudhu ini kerap kali dijumpai kesalahan pada segelintir orang. Seharusnya, proses tersebut dilakukan dengan menghirup air hingga batas atas hidung, namun beberapa orang hanya memasukkan jari ke hidung atau menyeka bagian ujung hidung. Padahal, kegiatan cuci hidung dapat menjadi terapi sederhana mengatasi inflamasi saluran napas bagian atas. Cuci hidung atau irigasi nasal memiliki mekanisme mekanik dalam pembersihan mukosa hidung dari sekret kental, eliminasi antigen dan mediator inflamasi seperti histamin, prostaglandin, dan leukotriene yang menjadi penyebab reaksi alergi pada saluran napas bagian atas Georgitis, 1994; Yanti et al., 2021. Cairan tersebut secara kimia juga memiliki efek antivirus dengan menginduksi kerusakan dinding sel virus sehingga mencegah inflamasi. Selama infeksi, terdapat disfungsi mukosiliar dan stasis mukus, sehingga cuci hidung membantu meningkatkan fungsi mukosilier mukosa hidung dan sinus Yanti et al., 2021; Satdhabudha & Poachanukoon, 2012. Cairan yang sering digunakan untuk cuci hidung ialah normal saline 0,9% dan salin hipertonik 1,5%-3%. Praktik cuci hidung dapat dilakukan ketika berwudhu maupun diluar kegiatan berwudhu, yaitu dapat menggunakan spuit untuk menyemprotkan air ke dalam hidung. Indikasi cuci hidung ini terutama untuk seseorang dengan infeksi saluran napas atas, rhinosinusitis kronis, dan rhinitis alergi, serta sebagai upaya pengobatan dan pencegahan infeksi saluran pernapasan atas terutama pada anak-anak Principi & Esposito, 2017. Pelaksanaan kegiatan cuci hidung atau istinsyaq dan istintsar tersebut selain merupakan sunnah, namun ternyata menyimpan manfaat yang cukup besar untuk kesehatan saluran pernapasan. REFERENSI Georgitis, 1994. Nasal hyperthermia and simple irrigation for perennial rhinitis Changes in inflammatory mediators. Chest, 106, 1487–1492. Principi, N., Esposito, S. Nasal Irrigation An Imprecisely Defined Medical Procedure. Int J Environ Res Public Health. 2017 May 11;145516. doi PMID 28492494; PMCID PMC5451967. Satdhabudha A, Poachanukoon O. 2012. Efficacy of buffered hypertonic saline nasal irrigation in children with symptomatic allergic rhinitis A randomized double-blind study. International Journal of Pediatric Otorhinolaryngology; 76 583-8 Yanti, B., Maulana, I., Sofiana, D., Sufani, L., Jannah, N. 2021. Nasal rinse and gargling as an effort in preventing COVID-19 infection with Islamic approach-a literature review. Bali Medical Journal 102 503-506. DOI
PernapasanKrisna Octavianus Dwiputra, 06 Nov 2018Ditinjau oleh Tim Medis KlikdokterSangat berbahaya jika Anda sering kemasukan air lewat hidung. Hal ini bisa mengganggu kesehatan paru-paru Anda mengalami kemasukan air lewat hidung saat sedang berenang atau bahkan saat minum air? Itu tentu sesuatu yang tidak enak, membuat Anda terbatuk-batuk dan tak jarang kepala jadi pusing. Selain itu, sering kemasukan air lewat hidung ternyata juga membuat paru-paru Anda Anda tak salah dengar. Gangguan paru-paru bisa terjadi akibat kemasukan air lewat hidung. Seperti disampaikan dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, itu bisa membuat gagal napas tipe 3."Kegawatdaruratan yang paling utama itu pneumonia aspirasi, yang terjadi benda asing masuk ke dalam paru-paru. Kalau di paru-paru itu, idealnya cuma masuk udara saja. Jadi kalau ada benda selain udara, pasti menghambat pernapasan, termasuk air. Nanti orangnya bisa mengalami gagal napas tipe 3, entah kekurangan oksigen atau kebanyakan CO2 dalam tubuh karena tidak bisa dikeluarkan," ujar dr. Sepri saat dikonfirmasi. Apa itu pneumonia aspirasi? Menurut Healthline, pneumonia aspirasi merupakan komplikasi dari aspirasi paru-paru. Aspirasi paru-paru adalah kondisi ketika makanan, asam lambung, atau air liur terhirup masuk ke paru-paru, bukannya ditelan. Semua hal ini dapat membawa bakteri yang bisa memengaruhi kondisi paru-paru dengan paru-paru yang sehat dapat menanganinya dengan batuk secara otomatis, yang kemudian akan mengeluarkan partikel-partikel yang tak diinginkan dan mencegah pengembangan pneumonia aspirasi. Namun, orang yang memiliki masalah kesehatan tertentu lebih rentan terkena pneumonia yang mengidap pneumonia aspirasi bisa menunjukkan gejala berupa kebersihan mulut yang buruk, tenggorokan kering, atau batuk berdahak setelah makan. Gejala-gejala lainnya meliputi Sakit dada Sesak napas Mengi Kelelahan Perubahan warna biru pada kulit Batuk, mungkin dengan dahak hijau, darah, atau bau busuk Kesulitan menelan Bau mulut Keringat berlebih 1 dari 1Kenali faktor risiko kondisi iniSelain kemasukan air, faktor risiko seseorang terkena pneumonia aspirasi bisa bermacam-macam. Biasanya kondisi ini dialami oleh orang-orang dengan gangguan kesadaran, penyakit paru-paru, stroke, masalah gigi, dan demensia. Selain itu, orang-orang dengan gangguan menelan, penyakit neurologis tertentu, terapi radiasi kepala dan leher, dan gastroesophageal reflux disease GERD juga bisa terkena penyakit tersebut. Untuk mengetahui seseorang terkena pneumonia aspirasi, biasanya dokter akan mencari tanda-tanda pneumonia selama pemeriksaan fisik, seperti penurunan aliran udara, denyut jantung yang cepat, dan suara berderak di paru-paru Anda. Dokter juga akan menjalankan serangkaian tes lainnya untuk memastikan pneumonia, seperti Rontgen dada Kultur sputum Hitung darah lengkap Gas darah arteri Bronkoskopi CT scan area dada Anda Tipe darah Anda bisa melihat hasil tes dalam 24 jam. Akan tetapi, pemeriksaan darah menyeluruh dan kultur sputum akan memakan waktu 3 hingga 5 hari. Siapa pun yang menunjukkan gejala-gejala di atas jika sehabis kemasukan air lewat hidung, atau hal lainnya, harus segera periksa ke dokter. Sangat penting bagi anak-anak di bawah usia 2 tahun atau orang tua di atas usia 65 tahun untuk mendapatkan perawatan medis dan diagnosis cepat. Meski demikian, pneumonia aspirasi dapat terjadi pada siapa pun dan harus diwaspadai. [RS/ RVS]Hari Pneumonia SeduniaPneumonia aspirasigangguan paru-paruKemasukan Air Lewat HidungPneumoniaKonsultasi Dokter Terkait
- Hidung tersumbat bisa disebabkan karena beberapa faktor, seperti pilek, flu, alergi, dan lainnya. Apapun pemicunya, kondisi ini sangatlah tidak nyaman dan dapat mengganggu aktivitas. Menemukan cara mengatasi hidung tersumbat yang efektif dapat membantu kita meredakannya lebih cepat sehingga bisa beraktivitas secara normal. Beberapa obat yang tersedia di pasaran, termasuk dekongestan, sering kali dapat menjadi cara mengatasi hidung tersumbat dan sakit kepala yang menyertainya. Meski begitu, bergantung pada obat-obatan tersebut tidaklah baik, terutama untuk jangka Everyday Health, menggunakan dekongestan selama lebih dari tiga sampai lima hari dapat menyebabkan pembengkakan kembali di saluran hidung, yang malah dapat memicu lingkaran setan. Kondisi ini selain dapat membuat kita memerlukan lebih banyak obat, tetapi peningkatan dosis juga dapat menyebabkan kehilangan efektivitasnya, sehingga kita mungkin perlu menggunakannya lebih banyak lagi. Mencoba cara mengobati hidung tersumbat secara rumahan tak hanya hemat biaya, tetapi juga berisiko lebih rendah. Baca juga Obat Pilek Alami dari Bahan yang Ada di Dapur Cara mengobati hidung tersumbat dengan cara rumahan Berikut beberapa cara mengobati hidung tersumbat yang dapat kita praktikkan di rumah 1. Menghirup uap hangat FREEPIK Sebagian orang merasa menghirup uap cukup efektif sebagai cara mengobati hidung orang merasa menghirup uap cukup efektif sebagai cara mengobati hidung tersumbat. Ini dapat dilakukan dengan cara sederhana, yakni mengisi air hangat ke dalam mangkuk kemudian menambahkan minyak atsiri chamomile atau peppermint, atau sekadar mandi air hangat. Hindari menggunakan air mendidih dan pastikan meletakkan mangkuk air pada permukaan rata, untuk mencegah tumpah. Menurut Medical News Today, kehangatan dan kelembapan dari uap dapat membantu menenangkan selaput di dalam hidung, sehingga memberikan kelegaan sementara. Selain itu, ada pula teori yang menganggap bahwa cara ini memungkinkan lendir mengalir lebih baik dan dapat membantu membunuh virus. Namun, belum ada cukup bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa menghirup uap adalah cara mengobati hidung tersumbat yang efektif. Hasil uji coba tahun 2016 menunjukkan bahwa uap tidak berdampak pada hidung tersumbat akibat sinusitis berulang. Selain itu, ulasan pada 2017 juga tidak menemukan bukti yang menunjukkan bahwa uap dapat bermanfaat untuk seseorang yang mengalami flu biasa, namun juga tidak membahayakan. Baca juga 10 Manfaat Minum Air Hangat di Pagi Hari 2. Menghirup uap dari humidifier FREEPIK/PVPRODUCTIONS Kelembapan ekstra melalui humidifier dapat memberikan kelegaan dan menjadi salah satu cara mengobati hidung ekstra melalui humidifier dapat memberikan kelegaan dan menjadi salah satu cara mengobati hidung tersumbat. Humidifer membantu meredakan hidung tersumbat dengan menambah kelembapan udara sehingga membantu mengencerkan lendir di hidung. Humidifer hangat maupun dingin sama-sama efektif. Namun, jika mencari cara mengobati hidung tersumbat pada anak, dianjurkan memilih humidifer dingin untuk menghindari kabut panas. Selain itu, pastikan menjaga humidifer tetap bersih untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur. Baca juga 5 Langkah Mudah Membersihkan Humidifier 3. Mengatasi hidung tersumbat dengan semprotan garam SHUTTERSTOCK/Alliance Images Menggunakan saline spray atau semprotan garam bisa menjadi salah satu cara mengobati hidung tersumbat dengan membantu menurunkan peradangan jaringan di hidung dan mengurangi saline spray atau semprotan garam bisa menjadi salah satu cara mengobati hidung tersumbat dengan membantu menurunkan peradangan jaringan di hidung dan mengurangi mampet. Uji coba 2016 yang melihat efektivitas menghirup uap juga melihat dampak semprotan ini terhadap penulis menyimpulkan, irigasi hidung dengan semprotan garam tampaknya memiliki beberapa manfaat bagi orang-orang dengan hidung tersumbat akibat sinusitis kronis. Larutan untuk semprotan garam dapat dibeli baik secara online maupun di toko-toko penjual obat dan alat kesehatan. Baca juga Cuci Hidung Saat Terinfeksi Covid-19, Jangan Pakai Sembarang Air Garam 4. Meredakan hidung tersumbat dengan neti pot SHUTTERSTOCK/NULLPLUS Neti pot dapat membantu meredakan saluran hidung yang kering atau membilas sinus. Dapat dicoba sebagai cara mengatasi hidung pot dapat membantu meredakan saluran hidung yang kering atau membilas sinus. Gunakan neti pot menggunakan air atau larutan garam untuk membantu mengeluarkan dan melembapkan lubang hidung. Jangan gunakan air keran karena bisa mengandung bakteri dan tidak cocok untuk digunakan dalam neti pot atau perangkat pembilasan lainnya. Badan Pengawas Obat dan Makanan AS FDA memberi peringatan untuk mengambil tindakan demi mengurangi risiko infeksi. Tindakan pencegahan tersebut antara lain menggunakan air suling, steril, atau air yang sudah direbus dan didinginkan sebelumnya. Ikuti petunjuk untuk perangkat dengan hati-hati dan pastikan perangkat bersih dan kering saat tidak digunakan. Sebelum digunakan, jangan lupa mencuci dan mengeringkan menggunakannya. Sebelum mempraktikkan cara mengatasi hidung tersumbat yang satu ini, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter jika memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah atau akan digunakan untuk anak. Baca juga 8 Cara Ampuh Mengatasi Hidung Mampet Sebelah 5. Kompres air hangat FREEPIK/BEARFOTOS Mengaplikasikan kompres hangat bisa membantu sebagai cara mengatasi hidung tersumbat dan meningkatkan sirkulasi pada kompres hangat bisa membantu sebagai cara mengatasi hidung tersumbat dan meningkatkan sirkulasi pada sinus. Untuk menggunakannya, rendam kain dalam air hangat dan peras kelebihan airnya. Kemudian, aplikasikan ke hidung atau dahi. Baca juga Manfaat Mandi Air Hangat di Tengah Masa Pandemi 6. Minum teh atau makan sup SHUTTERSTOCK/EVY ALISHA Banyak orang merasa minum air hangat, seperti teh, atau mengonsumsi sup hangat bisa menjadi cara mengatasi hidung tersumbat. Namun pada intinya, penting untuk menjaga tubuh kita tetap terhidrasi, terutama jika kondisi tubuh sedang tidak orang merasa minum air hangat, seperti teh, atau mengonsumsi sup hangat bisa menjadi cara mengatasi hidung tersumbat. Namun pada intinya, penting untuk menjaga tubuh kita tetap terhidrasi, terutama jika kondisi tubuh sedang tidak baik. Efek cairan panas pada hidung mampet sebagian besar dapat dikaitkan dengan efek plasebo. Dalam sebuah studi, para peneliti membagi sekelompok orang dengan gejala pilek dan flu menjadi dua kelompok kecil. Satu kelompok diberikan minuman suhu kamar dan setengah lainnya minuman panas. Para penelitian tidak menemukan ada perbaikan terukur pada hidung tersumbat di kedua kelompok tersebut. Namun, kelompok yang mengonsumsi minuman panas melaporkan pengurangan gejala yang lebih besar. Para peneliti juga berspekulasi bahwa selain efek plasebo, rasa minuman panas juga berkontribusi pada respons yang menguntungkan. Minum teh hangat cenderung tidak berbahaya bagi kesehatan, jadi tak masalah untuk mencoba perawatan ini jika sedang mencari cara mengatasi hidung tersumbat. Cobalah konsumsi teh panas, seperti chamomile dan teh hijau, sup panas, atau segelas air panas dengan sedikit madu dan sedikit lemon. Cairan hangat ini sudah digunakan secara tradisional di banyak budaya dan aman. Namun, bukti penelitian terkait hal ini masih sangat terbatas, terutama soal penggunannya untuk mengatasi hidung tersumbat.
KETIKA berwudhu, biasanya banyak orang yang asal-asalan. Maksudnya, berwudhu itu hanya sekadar basah saja. Padahal bukan itu maksud dari berwudhu. Ya, wudhu bukan untuk membasahkan anggota wudhu saja. Melainkan, agar diri kita suci dan bersih dari segala noda. Nah, salah satu kesalahan yang banyak dilakukan oleh seseorang ketika wudhu adalah saat menghirup air ke hidung. Ya, seharusnya air itu di hirup. Tetapi, banyak orang yang memasukkan jari saja ke hidung atau menyeka-nyeka ujung hidung. Jika tidak dilakukan, maka selain termasuk kesalahan, menghirup air ke dalam hidung juga memiliki manfaat tertentu lho! Sebagaimana dilansir dalam bahwa ada empat manfaat dari menghirup air ke dalam hidung ketika wudhu. Apa sajakah itu? 1. Menggugurkan Dosa Dari Abu Umamah Radliyallahu Anhu bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda, “Siapapun yang berdiri menuju air wudhunya dengan maksud mengerjakan shalat, kemudian ia membasuh kedua telapak tangannya, maka turun keluarlah dosanya dari kedua telapak tangannya bersama tetesan air. Apabila ia berkumur-kumur, beristinsyaq dan istintsar menghirup dan mengeluarkan air dari hidung maka keluarlah dosanya dari lisan dan bibirnya bersama awalnya tetesan air, dan seterusnya,” HR. Ahmad V/ 263. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy shahih. 2. Termasuk Penyempurna Wudhu Laqith Ibnu Shabirah Radliyallahu Anhu berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Sempurnakanlah dalam berwudhu, usaplah sela-sela jari, dan isaplah air ke dalam hidung dalam-dalam kecuali jika engkau sedang berpuasa,” HR. Imam Empat dan hadis shahih menurut Ibnu Khuzaimah, dari software Bulughul Maram. 3. Mengusir Setan di Liang Hidung “Jika salah seorang di antara kamu bangun dari tidur, maka hendaklah dia beristintsar mengeluarkan air dari hidung setelah istinsyaq menghirup air ke hidung tiga kali. Sebab setan menginap di rongga hidungnya,” Muttafaq Alaih atau HR. Bukhari Muslim. 4. Baik untuk Kesehatan Hidung dan Pernafasan Prof. Dr. Syahathah dari bagian THT fakulas kedokteran Universitas Alexandria membuktikan bahwa Istinsyaq dapat membersihkan hidung dari kuman-kuman dan mengeluarkan kuman tersebut. Sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi hidung. Istinsyaq dengan benar dapat menghilangkan 11 kuman penyakit membahayakan yang ada di dalam lubang hidung. Terutama dalam hal gangguan pernafasan, radang paru-paru, panas rumatik, penyakit rongga hidung, dan lain-lain. []
menghirup air ke hidung mencegah stroke